Cerita Seks Dosen dengan Mahasiswi

ngnetot mahasiswi,perkosa mahasiswi,video ngentot mahasiswi

Cerita dewasa ngeseks mahasiswi dengan dosen atau dosen ngentot mahasiswa bisa didapatkan pada cerita berikut ini. Cerita seks ngetot mahasiswi. Kisah sex unikku ini terjadi beberapa tahun yang lalu, tepatnya pada akhir semester 3. Saat itu adalah detik-detik menjelang Ujian Akhir Semester (UAS). Seperti biasanya, beberapa hari sebelum dimulainya UAS nama-nama mahasiswa yang tidak diperbolehkan ikut ujian karena berbagai sebab seperti over absen, telat pembayaran, dsb tertera di papan pengumuman di depan ruang TU fakultas. Hari itu diriku dibuat shock dengan tercantumnya namaku di daftar cekal salah satu mata kuliah penting, 3 SKS pula.

Diriku sangat bingung disana tertulis absenku sudah empat kali, melebihi batas maksimum tiga kali, apakah diriku salah menghitung, padahal di agendaku setiap absenku kucatat dengan jelas diriku hanya tiga kali absen di mata kuliah itu. Akupun complain masalah ini dengan dosen yang bersangkutan yaitu Pak Qadar, seorang dosen yang cukup senior di kampusku, beliau berumur pertengahan 40-an, berkacamata dan sedikit beruban, tubuhnya pendek kalau dibanding denganku hanya sampai sedagu. Diajar olehnya memang enak dan mengerti namun beliau agak cunihin, karena suka cari-cari kesempatan untuk mencolek atau bercanda dengan mahasiswi yang cantik pada jam kuliahnya termasuk juga diriku pernah menjadi korban kecunihinannya. Karena sudah senior dan menjabat kepala jurusan, beliau diberi ruangan seluas 5×5 meter bersama dengan Bu Hany yang juga dosen senior merangkap wakil kepala jurusan. Kuketuk pintunya yang terbuka setelah seorang mahasiswa yang sedang bicara padanya pamitan. "Siang Pak !" sapaku dengan senyum dipaksa "Siang, ada perlu apa ?" "Ini Pak, saya mau tanya tentang absen saya, kok bisa lebih padahal dicatatan saya cuma tiga…" demikian kujelaskan panjang lebar dan beliau mengangguk-anggukkan kepala mendengarnya. Beberapa menit beliau meninggalkanku untuk ke TU melihat daftar absen lalu kembali lagi dengan map absen di tangannya.

Ternyata setelah usut punya usut, diriku tertinggal satu jadwal kuliah tambahan dan cerobohnya diriku juga lupa mencatatnya di agendaku. Dengan memohon belas kasih diriku memelas padanya supaya ada keringanan atau keringanan. "Aduhh…tolong dong pak, soalnya gak ada yang memberitahu saya tentang yang tambahan itu, jadi saya juga gak tau pak, bukan salah saya semua doDiang pak" "Tapi kan dik, anda sendiri harusnya tahu kalau absen yang tiga sebelumnya anda bolos bukan karena sakit atau apa kan, seharusnya untuk berjaga-jaga anda tidak absen sebanyak itu dong dulu" Beberapa saat diriku tawar menawar dengannya namun ujung-ujungnya tetap harga mati, yaitu diriku tetap tidak boleh ujian dengan kata lain diriku tidak lulus di mata kuliah tersebut. Kata-kata terakhirnya sebelum diriku pamit hanyalah "Ya sudah lah dik, sebaiknya anda ambil hikmahnya kejadian ini supaya memacu anda lebih rajin di kemudian hari" dengan meletakkan tangannya di bahuku. Dengan lemas dan pucat diriku melangkah keluar dari situ dan hampir bertabrakan dengan Bu Hany yang menuju ke ruangan itu.

Dalam perjalanan pulang dimobil pun pikiranku masih kalut sampai mobil di belakangku mengklaksonku karena tidak memperhatikan lampu sudah hijau. Hari itu diriku habis 5 batang rokok, padahal sebelumnya jarang sekali diriku mengisapnya. Diriku sudah susah-susah belajar dan mengerjakan tugas untuk mata kuliah ini, juga nilai UTS ku 8,8, tapi semuanya sia-sia hanya karena ceroboh sedikit, yang ada sekarang hanyalah jengkel dan sesal. Sambil tiduran diriku memindah-mindahkan chanel parabola dengan remote, hingga sampailah diriku pada chanel TV dari Taiwan yang kebetulan sedang menayangkan film semi. Terlintas di pikiranku sebuah cara gila, mengapa diriku tidak memanfaatkan sifat cunihinnya itu untuk menggodanya, diriku sendiri kan penggemar seks bebas. Cuma cara ini cukup besar taruhannya kalau tidak kena malah diriku yang malu, tapi biarlah tidak ada salahnya mencoba, gagal ya gagal, begitu pikirku.

Diriku memikirkan rencana untuk menggodanya dam menetapkan waktunya, yaitu sore jam 5 lebih, biasanya jam itu kampus mulai sepi dan dosen-dosen lain sudah pulang. Diriku cuma berharap saat itu Bu Hany sudah pulang, kalau tidak rencana ini bisa tertunda atau mungkin gagal. Keesokan harinya diriku mulai menjalankan rencanaku dengan berdebar-debar. Kupakai pakaianku yang seksi berupa sebuah baju tanpa lengan berwarna biru dipadu dengan rok putih menggantung beberapa senti diatas lutut, gilanya adalah dibalik semua itu diriku tidak memakai bra maupun celana dalam. Tegang juga rasanya baru pertama kalinya diriku keluar rumah tanpa pakaian dalam sama sekali, seperti ada perasaan aneh mengalir dalam diriku. Birahiku naik membayangkan yang tidak-tidak, terlebih hembusan AC di mobil semakin membuatku bergairah, udara dingin berhembus menggelikitik kemaluanku yang tidak tertutup apa-apa. Karena agak macet diriku baru tiba di kampus jam setengah enam, kuharap Pak Qadar masih di kantornya. Kampus sudah sepi saat itu karena saat menjelang ujian banyak kelas sudah libur, kalaupun masuk paling cuma untuk pemantapan atau kuis saja. Diriku naik lift ke tingkat tiga. Seorang karyawan dan dua mahasiswa yang selift denganku mencuri-curi pandang ke arahku, suatu hal yang biasa kualami karena diriku sering berpakaian seksi cuma kali ini bedanya diriku tidak pakai apa-apa di baliknya. Entah bagaimana reaksi mereka kalau tahu ada seorang gadis di tengah mereka tidak berpakaian dalam, untungnya pakaianku tidak terlalu ketat sehingga lekukan tubuhku tidak terjiplak.

Akupun sampai ke ruang beliau di sebelah lab. bahasa dan kulihat lampunya masih nyala. Kuharap Bu Hany sudah pulang kalau tidak sia-sialah semuanya. Jantungku berdetak lebih kencang saat kuketuk pintunya. "Masuk !" sahut suara dari dalam "Selamat sore Pak !" "Oh, kamu Citra yang kemarin, ada apa lagi nih ?" katanya sambil memutar kursinya yang menghadap komputer ke arahku. "Itu…Pak mau membicarakan masalah yang kemarin lagi, apa masih ada keringanan buat saya" "Waduh…kan bapak udah bilang dari kemarin bahwa tanpa surat opname atau ijin khusus, kamu tetap dihitung absen, disini aturannya memang begitu, harap anda maklum" "Jadi sudah tidak ada tawar-menawar lagi Pak ?" "Maaf dik, bapak tidak bisa membantumu dalam hal ini" "Begini saja Pak, saya punya penawaran terakhir untuk bapak, saya harap bisa menebus absen saya yang satu itu, bagaimana Pak ?" "Penawaran…penawaran, memangnya pasar pakai tawar-menawar segala" katanya dengan agak jengkel karena diriku terus ngotot.

Tanpa pikir panjang lagi diriku langsung menutup pintu dan menguncinya, lalu berjalan ke arahnya dan langsung duduk diatas meja tepat disampingnya dengan menyilangkan kaki. Tingkahku yang nekad ini membuatnya salah tingkah. Selagi Pak Qadar masih terbengong-bengong kuraih tangannya dan kuletakkan di betisku. "Ayolah Pak, saya percaya bapak pasti bisa nolongin saya, ini penawaran terakhir saya, masa bapak gak tertarik dengan yang satu ini" godaku sambil merundukkan badan ke arahnya sehingga Pak Qadar dapat melihat belahan payudaraku melalui leher bajuku yang agak rendah. "Dik…kamu-kamu ini….edan juga…" katanya terpatah-patah karena gugup Wajahku mendekati wajahnya dan berbisik pelan setengah mendesah : "Sudahlah Pak, tidak usah pura-pura lagi, nikmati saja selagi bisa" Beliau makin terperangah tanpa mengedipkan matanya ketika diriku mulai melepaskan kancing bajuku satu-persatu sampai kedua payudaraku dengan puting pink-nya dan perutku yang rata terlihat olehnya. Tanpa melepas pandangannya padaku, tangannya yang tadinya cuma memegang betisku mulai merambat naik ke paha mulusku disertai sedikit remasan.

Kuturunkan kakiku yang tersilang dan kurenggangkan pahaku agar beliau lebih leluasa mengelus pahaku. Dengan setengah berdiri beliau meraih payudaraku dengan tangan yang satunya, setelah tangannya memenuhi payudaraku Pak Qadar meremasnya pelan diiringi desahan pendek dari mulutku. "Dadamu bagus juga yah dik, kencang dan montok" pujinya Beliau lalu mendekatkan mulutnya ke arah payudaraku, sebuah jilatan menyapu telak putingku disusul dengan gigitan ringan menyebabkan benda itu mengeras dan tubuhku bergetar. Sementara tangannya yang lain merambah lebih jauh ke dalam rokku hingga akhirnya menyentuh pangkal pahaku. Beliau berhenti sejenak ketika jari-jarinya menyentuh kemaluanku yang tidak tertutup apa-apa "Ya ampun dik, kamu tidak pakai dalaman apa-apa ke sini !?" tanyanya terheran-heran dengan keberanianku "Iyah pak, khusus untuk bapak…makanya bapak harus tolong saya juga" Tiba-tiba dengan bernafsu Pak Qadar bentangkan lebar-lebar kedua pahaku dan menjatuhkan dirinya ke kursi kerjanya.

Matanya seperti mau copot memandangi kemaluanku yang merah merekah diantara bulu-bulu hitam yang lebat. Sungguh tak pernah terbayang olehku diriku duduk diatas meja mekakangkan kaki di hadapan dosen yang kuhormati. Sebentar kemudian lidah Pak Qadar mulai menjilati bibir kemaluanku dengan rakusnya. Lidahnya ditekan masuk ke dalam kemaluanku dengan satu jarinya mempermainkan klitorisku, tangannya yang lain dijulurkan ke atas meremasi payudaraku. "Uhhh…!" diriku benar-benar menikmatinya, mataku terpejam sambil menggigit bibir bawah, tubuhku juga menggelinjang oleh sensasi permainan lidah beliau. Diriku mengerang pelan meremas rambutnya yang tipis, kedua paha mulusku mengapit erat kepalanya seolah tidak menginginkannya lepas. Lidah itu bergerak semakin liar menyapu dinding-dinding kemaluanku, yang paling enak adalah ketika ujung lidahnya beradu dengan klitorisku, duhh…rasanya geli seperti mau ngompol. Butir-butir keringat mulai keluar seperti embun pada sekujur tubuhku.

Setelah membuat vaginaku basah kuyup, beliau berdiri dan melepaskan diri. Pak Qadar membuka celana panjang beserta celana dalamnya sehingga 'burung' yang daritadi sudah sesak dalam sangkarnya itu kini dapat berdiri dengan dengan tegak. Digenggamnya benda itu dan dibawa mendekati vaginaku "Bapak masukin sekarang aja yah Dik, udah ga sabar nih" "Eiit…bentar Pak, bapak kan belum ngerasain mulut saya nih, dijamin ketagihan deh" kataku sambil meraih penisnya dan turun dari meja Kuturunkan badanku perlahan-lahan dengan gerakan menggoda hingga berlutut di hadapannya. Penis dalam genggamanku itu kucium dan kujilat perlahan disertai sedikit kocokan. Benda itu bergetar hebat diiringi desahan pemiliknya setiap kali lidahku menyapunya. Sekarang kubuka mulutku untuk memasukkan penis itu. Hhmm….hampir sedikit lagi masuk seluruhnya tapi nampaknya sudah mentok di tenggorokanku. Boleh juga penisnya untuk seusia beliau, walaupun tidak seperkasa orang-orang kasar yang pernah ML denganku, miliknya cukup kokoh dan dihiasi sedikit urat, bagian kepalanya nampak seperti cendawan berdenyut-denyut. Dalam mulutku penis itu kukulum dan kuhisap, kugerakkan lidahku memutar mengitari kepala penisnya. Sesekali diriku melirik ke atas melihat ekspresi wajah beliau menikmati seponganku.

Berdasarkan pengalaman, sudah banyak cowok kelabakan dengan oral sex-ku, mereka biasa mengerang-ngerang tak karuan bila lidahku sudah beraksi pada penis mereka, Pak Qadar pun termasuk diantaranya. Beliau mengelus-elus rambutku dan mengelap dahinya yang sudah bercucuran keringat dengan sapu tangan. Namun ada sedikit gangguan di tengah kenikmatan. Terdengar suara pintu diketuk sehingga kami agak panik. Pak Qadar buru-buru menaikkan kembali celananya dan meneguk air dari gelasnya. Diriku disuruhnya sembunyi di bawah meja kerjanya. "Ya…ya…sebentar tanggung ini hampir selesai" sahutnya membalas suara ketukan Dari bawah meja diriku mendengar beliau sudah membuka pintu dan berbicara dengan seseorang yang diriku tidak tahu. Kira-kira tiga menitan mereka berbicara, Pak Qadar mengucapkan terima kasih pada orang itu dan berpesan agar jangan diganggu dengan alasan sedang lembur dan banyak pekerjaan, lalu pintu ditutup. "Siapa tadi itu Pak, sudah aman belum ?" tanyaku setelah keluar dari kolong meja "Tenang cuma karyawan mengantar surat ini kok, yuk terusin lagi Dik" Lalu dengan cueknya diriku melepaskan baju dan rokku yang sudah terbuka hingga telanjang bulat di hadapannya.

Diriku berjalan ke arahnya yang sedang melongo menatapi ketelanjanganku, kulingkarkan lenganku di lehernya dan memeluknya. Dari tubuhnya tercium aroma khas parfum om-om. Beliau yang memangnya pendek terlihat lebih pendek lagi karena saat itu diriku mengenakan sepatu yang solnya tinggi. Kudorong kepalanya diantara kedua gunungku, beliau pasti keenakan kuperlakukan seperti itu. Tiba-tiba diriku meringis dan mendesis karena diriku merasakan gigitan pada puting kananku, beliau dengan gemasnya menggigit dan mencupangi putingku itu, giginya digetarkan pada bulatan mungil itu dan meninggalkan jejak disekitarnya. Tangannya mengelusi punggungku menurun hingga mencengkram pantatku yang bulat dan padat. "Hhmm…sempurna sekali tubuhmu ini dik, pasti rajin dirawat ya" pujinya sambil meremas pantatku. Diriku hanya tersenyum kecil menanggapi pujiannya lalu kubenamkan kembali wajahnya ke payudaraku yang sebelah, beliaupun melanjutkan menyusu dari situ. Kali ini Pak Qadar menjilati seluruh permukaannya hingga basah oleh liurnya lalu diemut dan dihisap kuat-kuat. Tangannya dibawah sana juga tidak bisa diam, yang kiri meremas-remas pantat dan pahaku, yang kanan menggerayangi vaginaku dan menusuk-nusukkan jarinya di sana. Sebagai respon diriku hanya bisa mendesah dan memeluknya erat-erat, darah dalam tubuhku semakin bergolak sehingga walaupun ruangan ini ber-AC, keringatku tetap menetes-netes.

Mulutnya kini merambat naik menjilati leher jenjangku, beliau juga mengulum leherku dan mencupanginya seperti Dracula memangsa korbannya. Cupangannya cukup keras sampai meninggalkan bercak merah selama beberapa hari. Akhirnya mulutnya bertemu dengan mulutku dimana lidah kami saling beradu dengan liar. Lucunya karena Pak Qadar lebih pendek, diriku harus sedikit menunduk untuk bercumbuan dengannya. Sambil berciuman tanganku meraba-raba selangkangannya yang sudah mengeras itu. Setelah tiga menitan karena merasa pegal lidah dan susah bernafas kami melepaskan diri dari ciuman. "Masukin aja sekarang yah Pak…saya udah gak tahan nih" pintaku sambil terus menurunkan resleting celananya. Namun belum sempat diriku mengeluarkan penisnya, Pak Qadar sudah terlebih dulu mengangkat tubuhku. Wow, pendek-pendek gini kuat juga ternyata, Pak Qadar masih sanggup menggendongku dengan kedua tangan lalu diturunkan diatas meja kerjanya. Pak Qadar berdiri diantara kedua belah pahaku dan membuka celananya, tangannya memegang penis itu dan mengarahkannya ke vaginaku. Tangan kananku meraih benda itu dan membantu menancapkannya. Perlahan-lahan batang itu melesak masuk membelah bibir vaginaku hingga tertanam seluruhnya. "Ooohhh….!" desahku dengan tubuh menegang dan mencengkram bahu Pak Qadar. "Sakit dik ?" tanyanya Diriku hanya menggeleng walaupun rasanya memang agak nyeri, tapi itu cuma sebentar karena selanjutnya yang terasa hanyalah nikmat, ya nikmat yang semakin memuncak.

Diriku tidak bisa tidak mendesah setiap kali beliau menggenjotku, tapi diriku juga harus menjaga volume suaraku agar tidak terdengar sampai luar, untuk itu kadang diriku harus menggigit bibir atau jari. Beliau semakin cepat memaju-mundurkan penisnya, hal ini menimbulkan sensasi nikmat yang terus menjalari tubuhku. Tubuhku terlonjak-lonjak dan tertekuk sehingga payudaraku semakin membusung ke arahnya. Kesempatan ini tidak disia-siakan beliau yang langsung melumat yang kiri dengan mulutnya dan meremas-remas yang kanan serta memilin-milin putingnya. Tak lama kemudian diriku merasa dunia makin berputar dan tubuhku menggelinjang dengan dahsyat, diriku mendesah panjang dan melingkarkan kakiku lebih erat pada pinggangnya. Cairan bening mengucur deras dari vaginaku sehingga menimbulkan bunyi kecipak setiap kali beliau menghujamkan penisnya. Beberapa detik kemudian tubuhku melemas kembali dan tergeletak di mejanya diantara tumpukan arsip-arsip dan alat tulis. Diriku hanya bisa mengambil nafas sebentar karena beliau yang masih bertenaga melanjutkan ronde berikutnya. Tubuhku dibalikkan telungkup diatas meja dan kakiku ditarik hingga terjuntai menyentuh lantai, otomatis kini pantatku pun menungging ke arahnya.

Sambil meremas pantatku Pak Qadar mendorongkan penisnya itu ke vaginaku. "Uuhh…nggghhh…!" desisku saat penis yang keras itu membelah bibir kemaluanku. Dalam posisi seperti ini sodokannya terasa semakin keras dan dalam, badanku pun ikut tergoncang hebat, payudaraku serasa tertekan dan bergesekan di meja kerjanya. Pak Qadar menggenjotku semakin cepat, dengusan nafasnya bercampur dengan desahanku memenuhi ruangan ini. Sebisa mungkin diriku menjaga suaraku agar tidak terlalu keras, tapi tetap saja sesekali diriku menjerit kalau sodokannya keras. Mulutku mengap-mengap dan mataku menatap dengan pandangan kosong pada foto beliau dengan istrinya yang dipajang di sana. Beberapa menit kemudian Pak Qadar menarik tubuh kami mundur beberapa langkah sehingga payudaraku yang tadinya menempel dimeja kini menggantung bebas. Dengan begitu tangannya bisa menggerayangi payudaraku. Pak Qadar kemudian mengajak ganti posisi, digandengnya tanganku menuju sofa. Pak Qadar menjatuhkan pantatnya disana, namun Pak Qadar mencegahku ketika diriku mau duduk, disuruhnya diriku berdiri di hadapannya, sehingga kemaluanku tepat di depan wajahnya. "Bentar yah Dik, bapak bersihin dulu punyamu ini" katanya seraya menempelkan mulutnya pada kerimbunan bulu-bulu kemaluanku. "Sslluurrpp….sshhrrp" dijilatinya kemaluanku yang basah itu, cairan orgasmeku diseruputnya dengan bernafsu.

Diriku mendesis dan meremas rambutnya sebagai respon atas tindakannya. Vaginaku dihisapinya selama sepuluh menitan , setelah puas diriku disuruhnya naik ke pangkuannya dengan posisi berhadapan. Kugenggam penisnya dan kuarahkan ke lubangku, setelah rasanya pas kutekan badanku ke bawah sehingga penis beliau tertancap pada vaginaku. Sedikit demi sedikit diriku merasakan ruang vaginaku terisi dan dengan beberapa hentakan masuklah batang itu seluruhnya ke dalamku. 20 menit lamanya kami berpacu dalam gaya demikian berlomba-lomba mencapai puncak. Mulutnya tak henti-henti mencupangi payudaraku yang mencuat di depan wajahnya, sesekali mulutnya juga mampir di pundak dan leherku. Akupun akhirnya tidak tahan lagi dengan memuncaknya rasa nikmat di selangkanganku, gerak naik turunku semakin cepat sampai vaginaku kembali mengeluarkan cukup banyak cairan orgasme yang membasahi penisnya dan daerah selangkangan kami. Semakin lama goyanganku semakin lemah, sehingga tinggal beliau saja yang masih menghentak-hentakkan tubuhku yang sudah lemas di pangkuannya. Belakangan beliau melepaskanku juga dan menyuruh menyelesaikannya dengan mulut saja. Diriku masih lemas dan duduk bersimpuh di lantai di antara kedua kakinya, kugerakkan tangan kananku meraih penisnya yang belum ejakulasi. Benda itu, juga bulu-bulunya basah sekali oleh cairanku yang masih hangat. Diriku membuka mulut dan mengulumnya. Seiring dengan tenagaku yang terkumpul kembali kocokanku pun lebih cepat.

Hingga akhirnya batang itu semakin berdenyut diiringi suara erangan parau dari mulutnya. Sperma itu menyemprot langit-langit mulutku, disusul semprotan berikutnya yang semakin mengisi mulutku, rasanya hangat dan kental dengan aromanya yang familiar denganku. Inilah saatnya menjajal teknik menyepongku, diriku berkonsentrasi menelan dan mengisapnya berusaha agar cairan itu tidak terbuang setetespun. Setelah perjuangan yang cukup berat akhirnya sempotannya makin mengecil dan akhirnya berhenti sama sekali. Belum cukup puas, akupun menjilatinya sampai bersih mengkilat, perlahan-lahan benda itu melunak kembali. Pak Qadar bersandar pada sofa dengan nafas terengah-engah dan mengibas-ngibaskan leher kemejanya. Setelah merasa segar kami kembali memakai pakaian masing-masing. Pak Qadar memuji permainanku dan berjanji berusaha membantuku mencari pemecahan masalah ini. Disuruhnya diriku besok datang lagi pada jam yang sama untuk mendengar keputusannya. Ternyata ketika besoknya diriku datang lagi keputusannya masih belum kuterima, malahan diriku kembali digarapnya.

Rupanya Pak Qadar masih belum puas dengan pelayananku. Dan besok lusanya yang kebetulan tanggal merah diriku diajaknya ke sebuah hotel melati di daerah Tangerang. Disana diriku digarapnya setengah hari dari pagi sampai sore, bahkan sempat diriku dibuat pingsan sekali. Luar biasa memang daya tahannya untuk seusianya walaupun dibantu oleh suplemen pria. Namun perjuanganku tidaklah sia-sia, ketika sedang berendam bersama di bathtub Pak Qadar memberitahukan bahwa diriku sudah diperbolehkan ikut dalam ujian. "Kesananya berusaha sendiri yah Dik, jangan minta yang lebih lagi, bapak sudah perjuangkan hal ini dalam rapat kemarin" katanya sambil memencet putingku "Tenang aja Pak, saya juga tahu diri kok, yang penting saya ga mau perjuangan saya selama ini sia-sia" jawabku dengan tersenyum kecil Akhirnya akupun lulus dalam mata kuliah itu walaupun dengan nilai B karena UAS-nya lumayan sulit, lumayanlah daripada tidak lulus. Dan dari sini pula diriku belajar bahwa terkadang perjuangan itu perlu pengorbanan apa saja.

TIPS MELANJUTKAN MIMPI INDAH YANG TERPUTUS

Mimpi indah memang enak,,, tapi bagaimana kalau mimpi indah anda terputus belum pada akhirnya??? pastinya anda akan merasa kesal. Nah,,, berikut adalah berita terbaru tips bagaimana cara melanjutkan mimpi anda yang terputus :

mimpi ngentot abg,ngentot mahasiswa,mimpi ngentot tante tante

1. Mimpi membantu memecahkan masalah.
Penelitian terbaru Harvard Medical School, para peneliti melaporkan bahwa mimpi adalah cara otak mengolah, mengintegrasikan dan memahami informasi baru.

Jika kamu belajar menghadapi tes atau sedang mempelajari tugas baru, kamu mungkin mempertimbangkan untuk mengambil tidur siang atau tidur lebih awal. Berikut ini alasannya: Ketika bermimpi otak akan membantu belajar dan memecahkan masalah. Disarankan untuk meningkatkan kualitas tidur dan menghindari kebisingan di kamar tidur, seperti TV, yang dapat memberikan dampak negatif panjang pada kualitas mimpi.

2. Mimpi perselingkuhan adalah mimpi buruk yang menghantui kebanyakan wanita.
Wanita sering bermimpi tentang petualangan cinta dengan bukan pasangannya. Jika kamu pernah terbangun dengan keringat dingin setelah bermimpi tentang petualangan di luar nikah bersama pasangan bukan suami kamu, atau teman, atau mantan pacar, hal ini sering membuat wanita ketakutan. Mimpi perselingkuhan adalah mimpi buruk yang menghantui kebanyakan wanita, kadang-kadang terjadi secara berulang.

3. Seseorang dapat memiliki beberapa bahkan puluhan mimpi dalam satu malam.
dalam satu malam tiap orang bermimpi lebih dari sekali. kita tak mungkin ingat semua mimpi yang terjadi. Siklus impian biasanya yang terakhir lebih lama dari mimpi pada saat pertama memejamkan mata. Impian pertama sekitar 5 menit durasinya dan mimpi terakhir memiliki durasi 45 menit sampai satu jam sebelum terjaga. Diperkirakan bahwa kebanyakan orang memiliki lebih dari 100.000 mimpidalam seumur hidup.

4. Mimpi bisa berlanjut setelah terjaga.
Pernahkah kamu terbangun dari mimpi indah kemudian kembali tidur lagi? Ajaibnya mimpi indah yang terjadi pada tidur pertama berlanjut lagi.

Tips ringkas agar tidak kehilangan mimpi indah ketika terjaga :
- Kembali berbaring rileks
- Diam jangan banyak melakukan pergerakan dan memindahkan otot
- Tetap dalam keadaan semi-mimpi selama beberapa menit.
- Mengingat mimpi indah yang barusan terjadi.

5. Seringkali mimpi aneh ada tafsirnya.
Meskipun sulit untuk percaya bahwa mimpi yang aneh ada hubungannya dengan kehidupan nyata. Ada makna simbolisme dan potensi dari setiap mimpi. Kita dapat mencari hubungan itu. Seringkali mimpi berhubungan dengan pemahaman tentang diri kita dan dunia di sekitar kita. Kadang-kadang mimpi adalah spektrum emosi dari yang kita rasakan di dunia nyata.

6. Mimpi Berulang adalah cara pikiran memberitahu sesuatu.
Apakah pernah memiliki mimpi buruk yang sama lagi dan lagi? Disarankan untuk mencari pesan mendasar dalam mimpi berulang sehingga dapat mawas diri. Misalnya, orang mimpi berulang tentang giginya, maka dianjurkan agar orang berpikir tentang apa yang mewakili tentang gigi. dalam hal ini gigi serta bagian manapun dari mulut adalah simbol kata-kata. Kamu harus memonitor cara bicara dan cara berkomunikasi.

7. Seringkali mimpi dapat dikontrol.
Seseorang pernah mengalami bermimpi dalam mimpi. Kadangkala secara sadar dapat mengontrol apa yang terjadi dalam mimpi. Seorang yang mimpi buruk dapat merasakan dan menyadari bahwa yang terjadi adalah hanya dalam mimpi. Kemudian memiliki kekuatan untuk mengarahkan mimpi itu.

8. Bermimpi tidak harus dengan tidur.
Ternyata, mimpi bisa terjadi ketika kita sedang terjaga, saat duduk, menonton tivi, atau bahkan dalam kegaduhan. Ada perbedaan antara mimpi saat terjaga dengan melamun. Sering terjadi pada orang yang tidurnya sulit bermimpi. Mimpi saat terjaga sering mengarah pada relaksasi pikiran.

Mayat Penyanyi Yang Meninggal Sejak 3000 Tahun Lalu

mayat berumur 3000 thn,foto mayat umur 3000 tahun,mayat hidup

Pemerintah Mesir mengumumkan, seorang arkeolog asal Swiss menemukan kuburan dari seorang penyanyi perempuan di Mesir kuno yang meninggal tiga ribu tahun yang lalu.

Informasi terbaru Penemuan unik ini dilakukan oleh tim arkeolog dari Universitas Basel Swiss yang dipimpin oleh Elena Pauline Grothe dan Susanne Bickel. Mereka melakukan penyelidikan itu di Kuil Tarnak, di Kota Legenda Luxor, yang terletak di dekat Kairo. Di situ pulalah terdapat Lembah Para Raja.

Kuburan itu adalah kuburan dari Nehmes Bastet, seorang seniman yang menyanyi untuk Dewa Amon Ra pada tahun 945 SM. Namanya juga tertulis di prasasti yang ditemukan di kuburannya. Bastet juga merupakan putri dari Pendeta Amon. Demikian seperti diberitakan AFP, Senin (16/1/2012).

Penemuan yang dilakukan oleh para tim arkeolog asal Swiss menjadi salah satu penemuan penting karena menunjukkan bahwasannya Lembah Para Raja di Mesir digunakan untuk menguburkan jenazah para warga dan pendeta.

Hingga saat ini, banyak sumber mengatakan, Lembah Para Raja di Mesir hanyalah digunakan untuk memakamkan para Firaun dan para anggota keluarga Kerajaan Mesir lainnya.

Para tim arkeolog juga menemukan beberapa artefak lainnya di tempat yang sama. Lembah itu terletak di tepi barat Sungai Nil, tempat itu juga tampak menjadi sektor pariwisata yang cukup terkenal di Mesir.

Kemunculan 2 Korban Kapal Titanic Dari Lorong Waktu

Kegemparan terjadi karena sebuah peristiwa di waktu yang lalu. Dimana nasib mujur dengan kemunculan kembali 2 korban Kapal Laut Titanic yang masih hidup. Hal ini lalu mengandung sebuah misteri.

Dua orang korban musibah Kapal Titanic pada tahun 1912, tiba-tiba muncul dalam keadaan masih hidup. Secara fisik mereka tidak berubah, malah persis seperti semula. Maka sebuah teori "Lorong Waktu" telah menjawabnya.

Di antara kedua korban yang beruntung ini, yang satu adalah seorang penumpang wanita yang ditemukan pada tahun 1990, dan lainnya lagi adalah seorang kapten kapal Titanic yang ditemukan pada tahun 1991.



Kapten Kapal Titanic Smith

Kapten kapal Smith ditemukan pada tanggal 9 Agustus 1991, setahun setelah ditemukannya seorang korban yang beruntung bernama Wenny Kathe. Dia diselamatkan dari atas gunung es. Selama berpuluh-puluh tahun hanyut terapung-apung diatas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah.

Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih. Bahkan dia masih menganggap, bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic yang naas pada tanggal 15 April 1912.

Melalui identifikasi sidik jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, maka bisa dipastikan identitas Kapten Smith tersebut.

Wenny Kathe

Seorang lagi korban musibah Kapal Titanic, Wenny Kathe, yang berusia 29 tahun diselamatkan di atas gumpalan es Samudera Atlantik Utara pada tanggal 24 September 1990.

Namun, yang membuat orang terkejut adalah sejak dia hilang pada tahun 1912 hingga sekarang, tidak terlihat tanda-tanda tua sedikitpun juga.

Dia ditemukan dan diselamatkan di atas gumpalan es 363 km barat daya Islandia. Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya.


Kapten Kapal Titanic Smith

Smith, kapten kapal Titanic dan penumpangnya Wenny Kathe adalah saksi hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu. Oleh karena mereka menghilang dan muncul kembali secara misterius, maka hal ini sangat menarik perhatian orang banyak.

Wenny Kathe

Ilmuwan Amerika Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruang lain, itulah obyektifitas keberadaan lorong waktu.

Dalam sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang, dan lain-lain sebagainya yang hilang secara misterius seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong waktu yang misterius ini.

Teori Lorong Waktu

Dalam penyelidikannya terhadap lorong waktu, John Buckally mengemukakan teori hipotesanya, sebagai berikut :

Pertama, obyektifitas keberadaan lorong waktu adalah bersifat kematerialan, tidak terlihat, tidak dapat disentuh, tertutup untuk dunia fana kehidupan umat manusia, namun tidak mutlak, karena terkadang ia akan membukanya.

Kedua, lorong waktu dengan dunia manusia bukanlah suatu sistem waktu, setelah memasuki seperangkat sistem waktu, ada kemungkinan kembali ke masa lalu yang sangat jauh, atau memasuki masa depan, karena di dalam lorong waktu tersebut, waktu dapat bersifat searah maupun berlawanan arah, bisa bergerak lurus juga bisa berbalik, dan bahkan bisa diam membeku.


Ketiga, terhadap dunia fana (ruang fisik kita) di Bumi, jika memasuki lorong waktu, berarti hilang secara misterius, dan jika keluar dari lorong waktu itu, maka artinya adalah muncul lagi secara misterius.

Disebabkan lorong waktu dan Bumi bukan merupakan sebuah sistem waktu, dan karena waktu bisa diam membeku, maka meskipun telah hilang selama 3 tahun, 5 tahun, bahkan 30 atau 50 tahun sekali pun, waktunya sama seperti dengan satu atau setengah hari.

Bangkai Kapal Titanic

Teori tetaplah sebuah teori, manakala hal itu tidak mampu dicerna oleh akal dan nalar, maka hal yang misterius akan tetap akan menjadi sebuah tanda tanya besar.

Foto - foto Seksi Cinta Penelope

Foto hot seksi cinta penelope kembali beredar lagi di internet,foto bugil. Cinta Penelope merupakan artis dan penyanyi yang tergabung dalam duo vokal putri penelope ini menjadi perbincangan hangat di berbagai media di mana penyanyi seksi dengan penuh tato di sekejur tubuhnya.
Di antara foto-foto itu ada juga foto nakal sheila maarcia , ada 3 foto seksi Cinta Penelope yang paling menarik perhatian. Salah satunya juga terlihat dirinya memamerkan kemesraan dengan seorang pria.

foto bugil cinta penelope,video bugil penelope,foto telanjang cinta penelope

Foto-foto Seksi Cinta Penelope, foto hot bugil mesra romantis Cinta Penelope, foto ciuman cinta penelope

Foto-foto Seksi Cinta Penelope, foto hot bugil mesra romantis Cinta Penelope
Selain foto-foto seksi Cinta Penelope, beredar juga foto-foto dirinya menggunakan jilbab

Cerita Dewasa Ngentot Teman Kuliah

cerita ngentot teman kuliah,ngento cewek sma,download video ngentot

Cerita ngentot teman kuliah yang sexy abis menceritakan kisah ku ngentot teman kuliah di garasi mobil. Cerita dewasa ngentot teman kuliah merupakan cerita panas yang bisa membuat anda ikut terlibat didalamnya. Ok dech mari kita sama sama nikmati  cerita dewasa dan alur ceritanya.

Indahnya Vagina teman kuliahku – Oh, Malam ini aku pulang kemalaman dari kantor dengan motor balapku…. Duh, mana ujan deres banget nih malem… bete banget nih jadinya, tapi inilah awal Cerita Ngentot Dina, Teman Kuliah Ku berawal, Akhirnya aku berteduh di daerah Mampang…. hmm.. lumayan juga jadi ngga basah kuyub pakaianku ini. Aku berdiri di depan sebuah ruko yang sudah tutup dan aku kebagian dibarisan paling ujung (dekat dgn tikungan masuk sebuah gang pinggir jalan raya tersebut). Ku bakar sebatang rokok untuk sedikit melawan hawa dingin yang mulai merasuk di badan ku. Sebuah mobilpun memasuki gang tersebut… wah enaknya ya kalo aku pakai mobil seperti itu dan pastinya ngga akan aku kebasahan seperti ini. Hmmm…. mungkin aku harus lebih giat lagi bekerja untuk bisa membeli mobil seperti itu someday.

Tiba-tiba jendela mobil yang sedang aku kagumi itu terbuka…..dan seorang wanitapun memanggilku….. Dani!!!!.. kamu Dani kan? ini aku Dina (Dialah wanita yang aku Entot) … ngapain disitu? tanyanya. Heiii..!!!! Dina..!! eh kamu toh… kirain siapa? iya nih lagi nunggu ujan berhenti dulu.. payah deh ujan deres banget nih…. taklama kemudian Dina pun turun membawa payung dan menghampiriku sambil menyuruh supirnya meminggirkan mobilnya. Waoooww, Dani? kamu keren banget sekarang…. apa kabar? tanya Dina. Hmm.. aku baik aja, Din… Ko’ turun sih? ujan lho…. sahut. Ngga ko’ ngga papalah…. oh ya, kamu ke rumah aku aja yuk…. dah deket ko’.. coba kamu liat itu di depan kan ada tanda letter ‘S’ kan? nah itu yg tembok silver rumah ku

kesana aja ya.. aku tunggu lho….! ajak Dina kepadaku. Egghhh… hhhmmm.. gimana ya? okelah…. ya udah kamu duluan aja, Din… ntar aku kesana deh…. Jawabku. Oh ya, Icha adalah temen kampusku dulu…. Wajahnya imut, rambut hitam lurus sebahu, kulit putih bersih, ukuran dada 32, pinggang ramping, pinggul besar, tinggi sekitar 158 cm dan berat badan 49 Kg. Aku rasa cukup gambaran tentang seorang Dina untuk BF’ mania he..he.. Dinaaaa..Dina.. ternyata makin cute aja dia sekarang… yach terlihat ngga ada yang berubah sih dari dia semenjak kuliah dulu. Sebenernya Dina suka sama aku sejak kuliah dulu (aku taunya dari tulisan kecil didalam buku kuliah dia yang sempat terbawa olehku dulu… dan sampe sekarang masih aku simpan di kamar kostku dan ngga pernah aku kembalikan he..he..) namun sayangnya kala itu aku sudah punya kekasih.. Siska namanya….. Siska adalah temen kampusku juga, hanya dia beda fakultas dengan aku dan Dina tapi sekarang Siska sudah pergi keluar negeri untuk melanjutkan studi-nya di Australia dan akhirnya Siskapun putus denganku.

Kemudian aku menuju motorku dan menuju rumah yang Dina seperti yang dia sudah tunjukkan kepadaku tadi. Sesampainya di depan garasinya, ternyata Dina masih ada di garasi mobilnya dan tengah menurunkan barang bawaannya. Din… Dina… aku nih Dani!!!… panggilku. ““ Hei, udah sini masukin motornya buruan nanti keburu basah pakaian kamu ““ Oke deh…. tunggu ya ““ Aku langsung mendorong motorku masuk ke dalam garasi mobil rumah Dina dan supirnya yang membukan pintu garasi itu. Oh ya, Dan…. sebentar ya aku masih nurunin barang-barangku dulu nih… kamu masuk aja duluan ““ oh, biar aku bantuin deh sini… ““ udahlah ngga usah, Dan… tinggal sedikit lagi ko’..”“ ngga papa ko’…. tenang aja, Din.. kita kan temen he..he..he.. .

Setelah aku menaruh motorku, aku pun menhampiri dia untuk membantunya membawa barang bawaannya dari dalam mobil. Mungkin kaDana Dina terlalu kebelakang mundurnya, makanya pantatnya menabrak bagian depan tengah badanku alias nyenggol tongkol ku pastinya. Aduh..!!! sorry… sorry… Dan…. ngga papa’kan kamu… ““ ngga… ngga papa ko …. (gila padat juga pantat Dina rupanya) ““ Dan, kamu tuh ya… (Dina tersenyum dan matanya keliatan cukup nakal melirik bagian yang tertabrak olehnya itu) ““ hhmm… ken… kenapa sih, Din? ““ Itu kamu lho, Dan… berasa juga kena pantatku tadi ha..ha..ha.. (Malu aku dibuatnya) ““ oh sorry deh, Din… taukan cuaDin begini suka larinya ke biji juga he..he…he… ““ dasar kamu dari dulu masih aja ngga berubah… eh Dan masuk yuk ke dalem. ohya thanks ya udah bantu aku bawain barang-barang ini ““ its ok…. tenang aja (jawabku sambil tersenyum).

Kami masuk ke dalam rumah dan aku duduk di ruang tengah dan Dina langsung masuk ke kamarnya. Dan, aku ke kamar dulu ya ganti pakaian nih…. ““ Oke… aku tunggu sini deh ““ ohya, Dan.. kalo kamu mau nonton TV nonton aja tuh remote-nya…. ““ yups. Ngga lama Dina pun keluar dari kamarnya dan sudah ganti pakaiannya dengan …. wwoowwww… Din!! seksi banget sih kamu…. ““ akh seksi apaan, Dan… ini kan biasa kali kalo aku dirumah…. (Dina memakai baju tidur yang agak tipis…wadoh.. berdiri deh tongkolku ini… aduh, mana keliatan bener tonjolannya….). ““ kenapa kamu, Dan… ko jadi salah tingkah gitu sih? he..he..he.. ““ akh kamu, Din… ngga lah.. ngapain juga mesti grogi sama kamu yeee ““ alaaahhh, bilang iya juga ngga papa ko’.. eh iya, gimana kabar Siska paDinr kamu? kalian dah nikah? ““ Siska? aku dah putus sama dia, Din… kan dia sekarang di Australia nerusin studinya… biar aja lah udah jadi cerit lama. ““ Oh sorry ya,

Dan.. aku bener2x ngga tahu lho…. nah trus sekarang siapa lagi korban kamu ?? ha..ha..ha..”“ alaaahhh… jangan gitu deh.. itu kan masa lalu, Din… ““ ciyeeee…. biasanya kamu kan beringas bener, Dan… ““ Akh, siapa yang nyebar gosip tuh, Din? ““ ada deeeeeyy… hahaha…. jawab Dina ““ Eh, terus kamu udah dapet cowo sekarang? ““ Yach, Dan… tau sendiri kan… aku tuh dari dulu sampe sekarang belum pernah paDinran… banyak sih yang pengen deketin aku tapi aku jutekin aja .. eh pada mundur semua ha..ha..ha.. ““ emang, dari dulu kamu emang gitu, Din… kamu kan dah dDinap cewe jutek sekampus he.he..he.. ““ yach mungkin kali ya, Dan… tapi apa mungkin juga kaDana aku masih mengharapkan seseorang kali ya?

Suasanapun langsung terasa sangat hening……. aku liat Dina tertunduk sambil mengenggam tangan sendiri. Aku langsung ambil inisiatif untuk duduk disampingnya…. dan… ““ Din, kamu masih mengharapkan aku ya? (aku pun menggenggam jemarinya dan tangan kiriku merangkul pinggangnya yang ramping) Hmmm… aku masih menyimpang buku itu ko’, Din…. ““ Dan… Dan…. kam.. kamuu ?? jadi kamu tau semua isi hati aku ya? aaaaahhhh.. Daniiiiii…. malukannnn (dia memukul-mukul dadaku dengan manjanya dan akhirnya Dina pun memelukku erat). Tak lama kami pun saling berpandangan mesraaaaaa banget… suasana rintik hujan rasanya semakin menambah romantis malam itu…. aku rasakan satu kedamaian yang telah lama tak pernah aku rasakan semenjak berpisah dengan Siska mantanku.

Tiba-tiba…. Tok..tok.. tok… Bu.. bu… (terdengar suara pintu diketuk oleh seorang lelaki) ““ Yaaaa… kenapa pa’…? (kemudian ngga lama masuk diapun masuk dengan sangat sopan) ““ Enu, bu… kalo tidak ada kerjaan lagi, saya ijin pulang ke rumah… atau mungkin Ibu ada acara lagi? kalo memang ada biar saya tetep tunggu diluar…. ““ Oh, ngga ko’ pak…. Bapak boleh pulang.. oh ya di kulkas dapur ada buah mangga.. bapak ambil aja dan bawa pulang ke rumah.. oh ya minta mba Ijah sekalian suruh tutup garasinya yaaa…. ““ Oh, makasih buuu…. makasih Pa’ Dani, saya pulang dulu.. (Pa’ Sopir itupun ijin juga sama aku) ““ iya.. iya.. ati-ati pa’….. Sopirnya Dina pun melangkah ke arah dapur untuk mengambil mangga sama Mba Ijah pembantunya kemudian menghilang dibalik pintu dapur. Tak lama terdengar suara garasi tertutup tanda dia sudah pulang.

Kemudian kamipun saling bertatapan lagi dan Dina memberikanku senyuman kecil yang sangat manis… ““ Dan, kamu tau? aku sayang kamu…. ““ Hmmm… aku juga Din…. sebenernya aku juga menaruh perhatian sama kamu.. tapi kan kamu tau dulu aku milik Siska…. (sambil kugenggam tangannya) Din, boleh aku cium kamu? (Dina pun memejamkan matanya…. aku memandanginya sejenak… oh, betapa cantiknya Dina…) akupun mencium bibirnya dgn lembut dan penuh perasaan…. dia membalasnya lembut pula kepadaku…. ““ (Dina mendesah dan membuka matanya) ooohhhhhhhh…. Dan… terus cium Dan…. bawa aku kedunia kamu, Dan…. Dan, mau ngga kamu bawa aku ke kamar? ““ aku gendong kamu ya, Din…! ““ iya….. (jawabnya manja sambil tersenyum kepadaku). Sesampaikan di kamar Dina, aku langsung menuju ke arah ranjangnya yang terlihat sangat empuk dan aku pun mulai membuka pakaian Dina…. ““ Din, aku buka ya pakaian kamu…. ““ iya sayang buka aja…. oooohhh, Dan…. bawa aku terbang Dan… suasana ini selalu sudah aku impikan dari dulu… aku ngga peduli lagi Dan…. aku sayang kamu…. pleaseeeee, Dan…. ““ setelah aku buka seluruh pakaian Dina….. woowww.. terlihat semua bentuk dan setiap sisi tubuh Dina… ““ Din, tubuh kamu indah sekali….. ““ Nikmati sayang…. ayooooo doung, Dan… aku ngga tahan nih…. ““ iya sayang…. aku buka juga pakaianku.

Setelah aku melepaskan semua pakaianku….. ““ Daniiiiii…!!!! Wooooww…. Itu kon…. konn… tongkol kamu ??? besar banget, Daniiiiiiii….. ooohhhhh…. (matanya terbelalak) ““ iya. Din.. kenapa emangnya? ngga suka ya? (tanpa basa basi lagi Dina langsung saja mendekati tongkolku dan melumatnya dengan sangat bernafsu sekali). Oh, Din….. ahhhhhh.. gila kamu Din….. oooohhhh… en..enaakkkk Dinaaaaaa…..teruuuuuuuuuussssss ccccDinaaaaaa….. (Dina menjilati tongkolku dan mulai air liur dari mulutnya membasahi batang tongkolku… oh, nikmat banget, Dinaaaa…. kamu hebat banget sih Din? aaaakhhhh…. akhhh…. Din…Din…Dinaaaaaa….. akhhhhhh…. (aku Dinbut tongkolku dari mulutnya) ““ Daniiii, ko dDinabut sih… aku lagi enak nih jilatin batang tongkol kamu…. gedeeeeeeeeee….(dengan manjanya di menyebut ‘gedeeeeeeeeee….’ jadi bikin gemes aja kan) ““ gantian dong, Din…… aku juga kan pengen muasin kamu….. (aku menuju payudara Dina.. ohhhhh putihnya payudara Dina terlihat jelas…. lalu aku langsung jilatin puting yang masih kecil dan berwarna merah jambu itu) ““ Ooooohhhhhh.. Reeeeeennnnnnn…. akhhhhh teruuuuuussss… akhhhhhhh….. ough..ough.. sssttttttt…. ough..ough.. akh Dan, kamu jago banget Dan.. terus…..terus….. yaaaa… iyaaaaa…. Dan… teruuuuuusssss… akhhhh…. (Dina menggelinDinng hebat sambil kadang membantingkan kepalanya ke bantal dan tangannya yang mungil mencengkeram rambutku). Setelah sekitar 3 menit aku mencumbui payudaranya.. aku langsung menuju bibirnya lagi.. aku lumat bibir mungil itu dengan hebatnya dan kadang aku gigit sambil tanganku memelintir puting susunya… kemudian aku turun ke perut Dina yang rata putih dan mulus itu… dan kemudiaaaaaa….. aku langsung menuju vagina Dina yang masih mungil itu tanpa pemberitahuan dulu ke Dina dan Dina pun kaget bukan kepalang). Dan….Dan…. ohhhhh… kamu apain itu Reeeeennnnnn…. aaakhhhhh…. ough…..ssttttt…. kamu gila Dan.. nikmat bangeeeeeeettttt, Dan…… aaakhhhhhh…. Ahhh…Ahhh…Ahhh… ssstttt….. sungguh tidak berbau vagina Dina…. lendirnya pun tak berasa apa-apa…. hanya lendir saja… dan tak berbau. ooooohhhh…. Reeeeeeennnnnndiiii….. ak… akkk… aku…aku…aku… mauuuu keluaaaaarrrr, Dannnnn…. akhhhhhhhhh……. .akhhhhhhhhh…….. akhhhhhhhhh…….. Dina mengangkat kepalanya dan kedua pahanya menjepit kepalaku erat lalu… DANNNNNNNNDDDDIIIIIIIIIII……… aku KELUARRRRRRRRRR!!!! OHHHHHH…. OUGHGHHHHH…. AKKKKHHHHHHH….!!! AKKKKHHHHHHH….!!! AKKKKHHHHHHH….!!! tubuhnya mengejang-ngejang dan matanya merem melek…..

aku sukses memberikan Orgasme pada dia….. oohhhh, Dan….. aku keluar…… kam…. kamuuuu niiiihhh gara-garanya… aku kan malu tauuuuuuuu…… ““ ngga papa lagi Din…. toh itu kan yang kamu mau dari aku selama ini…… (Dina pun mencium sayang keningku dengan sisa-sisa tenaganya)

Setelah itu… Dan, tongkol kamu masih berdiri tegak tuh…. (diperhatikannya bentuk tongkolku dengan seksama namun penuh napsu terlihat diwajahnya) ““ Din, gimana? kamu suka? ““ Aku suka banget, Dan…. masukin yaaaa… pleaseeeeeeee….. (dia memelas kepadaku) ““ Iya…. iya.. tapi apa kamu udah siap menerima batang tongkol aku yang besar dan panjang ini???? hayooooo…. ““ iiihhh, Daniii…. ya mauuuu doung.. aku siap ko’…….Kemudian Dinapun berbaring dan aku mulai mengarahkan batang tongkolku ke mulut Vagina Dina yang terlihat sangat mungil itu. Vaginanya sungguh putih, bersih, dengan dihiasi bulu-bulu halus disekitarnya… ohhh sungguh vagina yang sangat dan sangat indah…. beruntung aku dapat merasakannya. (Aku mulai mendaratkan batang tongkolku ke vagina Dina….) Oh, Din… sempit banget vagina kamu ““ Kenapa Dan…. ngga bisa masuk ya? ““ Iya Din…. ““ Oh Dan…. sakiiiiiittt…. pelaaaaann dong, sayanggg… ““ Iya, Din…. ini juga aku pelan-pelan…. (aku pun coba melumuri seluruh batang tongkolku dengan air liur dari mulutku berkali-kali dan setiap kali aku mencoba masuk selalu aku lumuri dengan air liurku…) dan setelah lebih dari 40 menit aku mengusahakan dengan sabarnya untuk bisa memasuki surga dunianya Dina … dan… dann…… Akkkhhhhhhh
SAKIIIIIITTTT, DANIIIIIIIII……. sakiiiiittt… sakiiiiittt… sakiiiiittt… sakiiiiittt…Dina mencengkeram pundakku sampai terasa perih sekali rasanya…. namun aku tetap sedikit memaksanya untuk bisa masuk…. ohhhhhh….ohhhhhh….ohhhhhh…. kepala tongkolku udah mulai masuk rupanya.. dan ““ Reeeeennnnndiiiiii….. SAKITTTTTT… Dannnn …. kamu jahaaaaattttt sama akuuuu, Dannnnnn….. ooooouuughghhhhh……. terlihat Dina mengigit bibir bagian bawahnya sambil menahan rasa sakit itu…. (tongkolku yang besar dan panjang itu udah mulai masuk separuh….) ““ Daniiiiiiii….
terussssss….terussssss….terussssss…. akuuuuuuu…. ooohhh…. niiikkmattttt…. enak bangettttt Dannnn.. sumpahhhh…. oohh… (aku semakin semangat setelah mendengar itu dari mulutnya…..) ““ Gimana. Din? enak ngga? ““ Ooohh Dannn… jangan ditanya deh… masukin lagi Dannnn… nikmat banget nihhhh… ouugghhhhh…. ssstttttt….. (sungguh seeeeemmpitt banget vagina Dina dan terasa sesak juga oleh jepitan dinding-dinding vaginanya) aku rasakan hanya separuh saya tongkolku masuk di vagina Dina….. dan terasa sudah mentok di mulut rahimnya… ““ Dan, udah mentokk niiihhh… akhhh… akhhh… akhhh… niiikkkkmaaattttt… siksa aku Dannnnn dalam kenikmatan muuuu .. ayooooo Reeeennn…. jangan berhenti Reeeennnn…. akhh..akhhh…akhhh… ssstttt…… dan akhirnyaaaaa beberapa saat kemudian,…..
Reeeennnnndiiiiii…….. akuuuuuuu…. ak… akkuu keluar lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…. aaaahhhh…. ooouugghhhhhhhhh……………. DANDDDDIIIIIIIIIIII….. tanpa sadar dia berteriak layaknya great orgasm yang dia alami untuk kedua kalinya…. dan mungkin kaDana sensasi yg dia rasakan itu..

akupunnnn….. iDinaaaaaa…. aku juga Din….. oohhhh… oohhhh… oohhhh… shiiiiittttt… Dinaaaaaaa….. aku jugaaaaaaaaa…….. srrettttttt…. srrettttttt…. srrettttttt…. srrettttttt…. banyak banget aku keluarin spermaku di dalam vagina Dina…. Dina memelukku erattttttttt…. dan sungguh lama dia merasakan orgasmenya itu….. sementara tongkolku masih terjepit diantara dinding vagina Dina…. aaakhh.. ooohhh… ngilu rasanya……Kamipun akhirnya saling berciuman mesra diatas ranjang dan saling berbagi senyum. Hmmmm.. Din, …. ““ apa, sayang…? ““ Makasih ya…. I love you….!! (aku kecup keningnya sekali lagi) ““ Aku juga sayang…. I Love you… kamu janji ya ngga akan tinggalin aku ““ Iya, Din…. aku janji… aku akan selalu bersama kamu…. ““ kamu udah ambil keperawananku, Dan…. ““ AKu janji sayang… aku janji…..

dan tiba-tiba Handphone berbunyi… ““ Dani, HP kamu tuh bunyi… Siapa sih sayang malam-malam gini ada telp kamu?? nyebelin deh… ngga tau apa kita lagi kangen-kangenan ““ coba deh, Din… aku bangun dulu ya ambil HP ku itu.. biar deh aku jawab.. (sambil berpikir siapa sih yang jam segini telp aku.. tumben banget…

Jika ingin melihat cerita serunya bisa anda lihat pada beberapa postingan kami mengenai cerita dewasa